Musik Barok 1600-1760


JS-Bach
Johan Sebastian Bach Tokoh Komposer Musik Barok
Jika ada satu era dalam peradaban barat dimana detail, ornament, serta virtuositas adalah gagasan utamanya; maka era tersebut tidak diragukan lagi adalah era Baroque. Dengan rentang waktu sekitar satu setengah abad, dari tahun 1600 – 1760, daya cipta manusia seolah dipacu hingga batas tertingginya dalam menghasilkan karya – karya yang brilian.
Barok, secara etimologis, berarti “berlian dengan bentuk yang tidak biasa”. Istilah yang dilabelkan pada era ini diperkenalkan pada tahun 1919 oleh Curt Sachs, seorang musikologis berkebangsaan Jerman. Penggunaan istilah ini mengacu kepada keadaan sosiokultural pada masa itu. Setelah era pencerahan Renaissance, eksplorasi kebudayaan seolah terus mencari bentuk kesempurnaannya, hingga melahirkan karakteristik yang bizarre dalam segala bidang kebudayaannya.
Detail yang luar biasa, ornamen – ornamen penghias, emosi yang menggelora, serta tuntutan kemampuan yang tinggi dalam menghasilkan karya menjadi ciri utama era ini. Hal ini dapat kita lihat langsung dari lukisan – lukisan, karya arsitektur, pakaian – pakaian, seni patung, hingga – tidak terkecuali - musik. Kecintaan akan kekayaan nada, keindahan, serta emosi; bercampur dengan logika serta hitungan matematis menghasilkan sebuah musik dengan kompleksitas tinggi dan tuntutan kapabilitas seorang virtuoso.
Batu Rosetta Musik Barat
Ada dua hal yang menyebabkan masa ini menjadi sangat penting dalam sejarah musik barat: pertama, pada masa ini lahir para komposer – komposer jenius yang menghasilkan sebagian karya – karya musik yang luar biasa; kedua, inilah masa dimana teknik serta teori musik lahir dan menjadi dasar musik barat seterusnya. Teori tentang musik sebenarnya sudah lahir sejak zaman Renaissance. Namun, di era Barok inilah terjadi proses pembakuan tentang teori yang ada.
Elemen penting pembentuk music Barok adalah Polyphony dan Counterpoint. Kedua unsure tersebut sudah dikenal sejak zaman Renaissance dalam bentuk yang sangat sederhana. Polyphony adalah sebuah tekstur dimana terdapat dua suara atau lebih yang bersifat independen. Ini dapat dibayangkan seperti mendengar sebuah paduan suara. Terdapat beberapa line suara yang berbeda, yang masing – masing dapat dinyanyikan masing – masing. Namun, tetap membentuk sebuah paduan yang harmonis pada saat digabungkan.
Bentuk evolusi dari Polyphony ini adalah Counterpoint. Counterpoint berasal dari kata latin: contra(lawan) dan punctus (nada). Sebuah punctus contra punctus: “nada melawan nada”. Jadi,Counterpoint adalah hubungan antara dua suara atau lebih yang independen dalam hal kontur dan ritmik, namun saling bergantung dalam aturan harmoni. Kembali bayangkan tentang sebuah paduan suara. Tetapi kali ini, masing – masing line suara memiliki ritmiknya masing – masing. Sehingga apabila dinyanyian satu per satu seolah – olah merupakan terdiri dari beberapa lagu yang berbeda. Dan sekali lagi, saat digabungkan, tetap membentuk keutuhan yang harmonis.
Akibat utama dari kehadiran counterpoint adalah kekayaan melodi serta kompleksivitas struktur musiknya. Agar benar – benar dapat merepresentasikan sebuah karya barok dengan baik, setiap pemain instrumen maupun seorang penyanyi sangat dituntut virtuositasnya. Tuntutan ini mendorong lahirnya teknik – teknik baru, para virtuoso, serta kelahiran kaum prodigy di bidang musik. Musik vokal kalah popularitasnya dibandingkan dengan musik instrumental. Hal ini disebabkan batas suara manusia yang tidak lebih kaya dalam menghasilkan melodi dibandingkan instrumen musik menurut ukuran zaman itu.
Pada masa ini juga, berkembang sebuah doktrin yang dikenal dengan Doctrine of the Affection. Doktrin inilah yang digunakan dalam estetika musikal saat itu. Isinya menyatakan bahwa hanya boleh terdapat sebuah kesatuan dan kerasionalitasan afeksi dalam sebuah karya atau sebuahmovement musik. Apabila lebih, maka yang akan timbul adalah kebingungan dan kekacauan. Definisi afeksi disini, mengacu pada Lorenzo Giacomini dalam Orationi e Discorsi (1597), adalah sebuah pergerakan atau operasi spiritual yang diakibatkan oleh ketertarikan atau penolakan terhadap sebuah objek yang telah diidentifikasi, sebagai akibat ketidakseimbangan nafsu hewani dan gas alami yang mengalir secara terus menerus di badan manusia. Kata – kata nafsu hewani dan gas alami, tentu saja, adalah satu bentuk hipotesis terhadap sumber perasaan manusia yang sudah tidak relevan lagi.
Berhubungan dengan penggunaan doktrin ini, maka musik barok umumnya hanya memiliki satu jenis afeksi (emosi) dalam satu buah movement atau sebuah lagu (apabila hanya terdapat satumovement saja). Hal ini mendorong timbulnya gaya bermain yang lebih ekspresif dibandingkan era Renaissance. Sehingga, dikenal apa yang disebut notes inégales : memainkan not tidak sesuai dengan nilai yang seharusnya. Hal ini untuk menciptakan sebuah delay, berimplikasi dengan timbulnya tension dan aksen yang ekspresif. Salah satunya adalah cara bermain saat akan mengakhiri suatu lagu atau frase, yang cenderung ditahan sebelum nada terakhir.
Ornamen – ornamen, tumbuh dan menghias setiap sudut kehidupan masyarakat. Begitu pula dalam musik, mulai timbul ornamen – ornamen tambahan yang membuat kesan ‘centil’. Yang dimaksud dengan ornamen musik yaitu penggunaan nada yang tidak terlalu berpengaruh terhadap keseluruhan melodi atau harmoni, umumnya dimainkan cepat, dengan tujuan untuk menghias bagian atau keseluruhan lagu. Ornamen – ornamen musikal ini memiliki beberapa bentuk. Yang umum kita kenal hingga kini yaitu trill dan mordent.
Genre – genre musik yang ada, menjadi cetak biru perkembangan masa – masa selanjutnya. Di masa inilah opera, sebuah drama musical, diperkenalkan. Oratorio, opera religius, diperkenalkan sebagai tandingan opera sekuler. Bentuk – bentuk lain yang umum digunakan pada masa ini yaitu cantata, toccata, fugue, sonata, dance suite, concerto, dan French ouverture. Penjelasannya adalah sebagai berikut :
Cantata, merupakan komposisi antara vocal dan instrumen. Umumnya bentuk ini bertema religi. Sebagai lawannya, Sonata, adalah music instrumental. Bentuk sonata ini, mengalahkan popularitas musik vokal.
Fugue bisa diartikan sebagai sebuah teknik komposisi maupun sebuah komposisi kontrapungtal untuk sejumlah suara yang telah ditetapkan. Suara disini dapat berupa suara instrument atau vokal
Tocatta, adalah komposisi untuk music keyboard. Biasanya sangat menonjolkan teknik bermain para performernya.
Dance Suite, suatu bentuk kesatuan musical yang umumnya dipentaskan dengan sekali duduk, pada perkembangannya lebih dikenal dengan suite saja. Dance suite merupakan satu set tarian yang populer di abad 17. Biasanya terdiri dari Prelude, Allemande, Courante, Sarabande, dan Gigue; masing – masing mewakili jenis tarian dengan birama tertentu.
Concerto mengacu pada sebuah pertunjukan instrument solo dengan iringan sebuah orchestra. Berkembang dengan beberapa gaya dibawahnya, seperti concerto grosso, sebuah concerto kecil yang terdiri atas para solois.
Alur Sejarah Kultur Raksasa
Periodisasi music Barok terbagi dalam tiga bagian: awal, pertengahan, dan akhir. Masing – masing memiliki sumbangannya tersendiri dalam perkembangan keilmuan dan khasanah musik barat. Kejadian – kejadian historis sosiokultural turut membentuk karakter music pada era Barok ini.
Masa Barok awal terbentang dari tahun 1600 – 1654. Ditandai dengan pencetusan suatu bentuk disiplin ilmu musik baru oleh Claudio Monteverdi, dikenal dengan istilah seconda practica. Ilmu musik ini, yang penerapannya hanya untuk murid dan relasi Monteverdi pada awalnya, mencakup evolusi polyphony music renaissance dan suatu bentuk disiplin tonality sederhana. Seconda practica merupakan dasar dari ilmu harmoni, tonality, dan menjadi cikal bakal lahirnya musikhomophony disamping counterpoint. Penerapan seconda practica digunakan seutuhnya dalam karya music opera Orfeo karya Monteverdi ini. Kemunculan opera Orfeo, kemudian merangsang berkembangnya genre opera dan mengangkat popularitasnya di dataran Eropa. Disiplin ilmu Monteverdi, diteruskan serta dikembangkan oleh muridnya, Heinrich Schütz.
Musik, seiring dengan jenis kesenian lainnya, tumbuh mekar dengan tidak terkendali dan luar biasa pesat. Hal ini merupakan efek dari euforia masyarakat yang tumbuh sejak masa pencerahan renaissance. Namun, disamping itu, efek reformasi gereja memiliki dampak yang signifikan dalam memacu pertumbuhan tersebut.
Sejak dipelopori oleh Marthin Luther satu abad sebelumnya, reformasi protestan ini menyebabkan jurang antar pemeluk agama Kristen. Di satu sisi, Katolik dengan segala kekuasaannya menjadi pilihan kaum bangsawan dan di sisi yang lain Protestan bagi rakyat biasa. Timbul persaingan antara kedua kubu ini dalam mencari umat, sehingga seni dan budaya pun dijadikan suatu sarana komersil bagi aliran religi ini. Persaingan ini, mendorong para seniman dari masing – masing kepercayaan untuk terus berlomba – lomba menghasilkan karya yang dilirik oleh massa. Sebagai lawan dari reformasi Protestan, timbul gerakan revival of Catholism. Di bidang music, gerakan ini dipelopori oleh Giovanni Gabrielli.
Masa pertengahan Barok dicirikan oleh berkembangnya genre – genre music ke dalam bentuk – bentuk yang lebih baku beserta aturannya. Tahun 1654 – 1707, dikenal sebagai age of absolutism. Hal ini dikarenakan, pada masa ini kerajaan – kerajaan semakin mempertebal keabsolutannya, membentuk sebuah monarki yang menjurus tirani. Personifikasi yang tepat adalah Louis XIV dari Perancis. Sentralisasi kekuatan kerajaan, menyebabkan timbulnya budayacourt, yaitu menjadikan istana sebagai pusat pemerintahan sekaligus tempat tinggal. Hal ini mendorong terbentuknya court musician, atau musisi istana, yang menjadi wadah sekaligus lahan potensial bagi para musisi maupun komposer diseluruh Eropa. Sebuah pekerjaan terhormat, bersifat lebih permanen, dengan penghasilan baik dan terjaga alirannya. Sesuatu yang sangat menggiurkan bagi musisi manapun di dunia. Selain itu, berkembangnya gereja dan instansi pemerintahan lain menyebabkan timbulnya kebutuhan akan sebuah music public yang terorganisir.
Di masa ini, musik – musik instrumental meraih pamor di kalangan masyarakat, terutama kaum bangsawan. Kelahiran jenis – jenis instrumental untuk chamber music serta keyboardmenunjukkan betapa besar tuntutan akan kekayaan harmoni instrumental. Teori – teori permusikan, lebih terstruktur dan menjadi suatu acuan yang formal serta baku. Seluruh karya music pada masa ini, mengacu kepada satu jenis teori serta struktur yang sama. Dieterich Buxtehide adalah salah seorang penggagas mengenai struktur musik.
String adalah kekuatan utama music pada era ini. Ia merupakan kebutuhan primer genre – genre utama bahkan hingga sekarang. Hal ini dipelopori oleh Jean – Baptiste Lully. Bentuk Concerto Grosso mulai dipopulerkan, terutama oleh Arcangelo Corelli. Concerto Grosso, merupakan sebuah reduksi orkestra, yang biasanya terdiri dari sekelompok solois. Dan lagi – lagi, string tetap merupakan komponen utamanya.
Penghargaan tertinggi di masa ini, jatuh pada seorang komposer bernama Henry Purcell. Dengan usia yang sangat pendek, 36 tahun, ia menghasilkan sekitar 800 karya musikal. Ia adalah seorang komposer yang terkenal mampu menghasilkan melodi – melodi indah. Selain itu, Purcell dikenal sebagai komposer pertama yang menggubah musik – musik untuk instrumen keyboard.
Masa keemasan Barok, berada di akhir rentang hidupnya, pada tahun 1680 – 1750. Di masa ini, bentuk – bentuk musical seperti binary (AABB), 3 parts (ABC), serta bentuk rondo menjadi struktur formal hingga saat ini. Ilmu mengenai tonality, menjadi teori baku musik barat, digagas oleh Rameau. Yang menjadi tonggak sejarah masa ini adalah, kelahiran para komposer – komposer luar biasa yang memiliki karya – karya yang sangat menakjubkan.
Diantara nama – nama para komposer dari era ini, Antonio Vivaldi adalah salah satu komposer dengan karya abadi yang tetap populer hingga sekarang. Sebagian besar orang tentu kenal dengan nada – nada dari Four Seasons. Vivaldi adalah seorang maestro di violino di sebuah panti asuhan di Venice. Karya – karyanya selalu menggunakan atuiran 3 movement, yang terdiri dari dari bentuk cepat – lambat – cepat. Dalam kancah music untuk keyboard, Alessandro Scarlatti dengan sonata – sonata Harpsichordnya menjadi trademark tersendiri. Komposer kelahiran Spanyol ini mmenghasilkan ratusan karya untuk keyboard dan memiliki ciri Spanish – nya dalam karya – karyanya.
Tidak akan lengkap membicarakan music Barok, jika tidak menyinggung tentang dua raksasa Barok ini: Johan Sebastian Bach dan George Friderich Handel. Keduanya adalah maestro yang mampu menghasilkan beratus – ratus karya dengan kekayaan nada yang melimpah. Keduanya, sayangnya, tidak pernah bertemu satu kalipun walau saling mengetahui. Handel dikenal sebagai ahli melodi serta improvisasi. Kebanyakan karyanya memiliki emphasis pada dua hal tersebut. Handel terkenal oleh oratorionya yang berjudul Messia. Sementara Bach, adalah seorang jeniuscounterpoint sejati. Karya – karyanya merupakan perpustakaan tentang ilmu counterpoint serta berbagai bentuk, jenis, dan kombinasinya. Bradenburg Concertos, merupakan salah satu karya gemilangnya.
Tertidurnya Para Raksasa, Menyongsong Era Klasik
Raksasa sekalipun, tetap mematuhi aturan alam mengenai kelahiran dan kematian. Musik Barok pada akhirnya perlahan – lahan tenggelam dan mengalami suatu bentuk simplifikasi di era selanjutnya. Era klasik adalah masa dimana hal – hal yang dianggap berlebihan atau tidak manusiawi mengalami pemangkasan. Hal ini dapat dilihat dari penurunan penggunaancounterpoint serta ornamentasi. Selain itu, jenis music mulai mengarah kepada bentukhomophonic, dibandingkan polyphonic. Doctrine of Affection pun dilawan, karena dianggap terlalu mekanistik serta tidak alami. Demikian pada akhirnya, raksasa yang kokoh itu mulai tertidur kembali selama beberapa ratus tahun, hingga kembali di apresiasi di masa selanjutnya. 

Fungsi, Ciri-Ciri, Manfaat Musik Klasik 1750 – 1820


Mozart Tokoh Musik Klasik 1750 - 1820
Wolfgang Amadeus Mozart Tokoh Zaman Musik Klasik 1750 – 1820
Musik Klasik Mampu Tingkatkan Intelegensia Anak
Zaman Klasik atau Periode Klasik dalam sejarah musik Barat berlangsung selama sebagian besar abad ke-18 sampai dengan awal abad ke-19. Walaupun istilah musik klasik biasanya digunakan untuk menyebut semua jenis musik dalam tradisi ini, istilah tersebut juga digunakan untuk menyebut musik dari zaman tertentu ini dalam tradisi tersebut. Zaman ini biasanya diberi batas antara tahun 1750 dan 1820, namun dengan batasan tersebut terdapat tumpang tindih dengan zaman sebelum dan sesudahnya, sama seperti pada semua batasan zaman musik yang lain.
Zaman klasik berada di antara Zaman Barok dan Zaman Romantik. Beberapa komponis zaman klasik adalah Joseph Haydn Muzio Clementi, Johann Ladislaus Dussek, Andrea Luchesi, Antonio Salieri dan Carl Philipp Emanuel Bach, walaupun mungkin komponis yang paling terkenal dari zaman ini adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven.
Adapun Ciri Zaman Musik Klasik 1750 - 1820
1. Menggunakan peralihan dinamik dari lembut sampai keras atau (cressendo)dan dari keras menjadi lembut(decrssendo).
2. Perubahan-perubahan tempo dengan percepatan atau (accelerando) dan perlambatan(ritardando).
3. Hiasan / ornamentik diperhemat pemakaiannya.
4. Pemakaian akord 3 nada.
Bahkan MUSIK KLASIK MOZART PENGARUHI TUMBUH KEMBANG SANG JANIN
Berikut Artikelnya:Musik terbukti tidak cuma materi hiburan yang memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi anak cerdas dan kreatif. Bahkan musik bisa dipakai untuk menyembuhkan orang yang sakit. Hal itu diungkapkan dr. Radix Hadriyanto Sp.A, spesialis anak RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya pada saat seminar ”Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi dan Anak”.
Menurut dr. Radix, jika ingin mempunyai anak yang cerdas, hendaknya orang tua mengoptimalisasi anak sejak dini. ”Semua orang tua pasti menginginkan anak yang berotak cerdas dan lincah. Namun mereka belum banyak mengetahui bagaimana cara merawat anak agar kelak menjadi kebanggaan orang tua,” tukasnya.
Dua hal penting yang sangat dianjurkan oleh dr. Radix agar orang tua mempunyai anak yang cerdas, merawat dengan benar dan memberinya musik klasik yaitu Mozart. Dikatakan bahwa alunan musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart efektif merangsang otak bayi. Jenis musik Mozart ini menurutnya dapat merangsang perkembangan sel-sel otak pada janin. Rangsangan ini sangat penting karena masa tumbuh kembang otak yang paling pesat terjadi sejak awal kehamilan hingga bayi berusia tiga tahun.
Cara yang dilakukannya pun tidak sembarangan. Menurutnya ada aturan-aturan khusus, termasuk durasi waktu yang digunakan. Diantara tata cara menggunakan musik Mozart :
  1. Mengunakan headset dan di tempelkan di kedua sisi perut secara simetris pada ibu yang mengandung calon bayinya.
  2. Pemutaran musik Wolfgang Amadeus Mozart yang anda pilih jangan merusaknya dengan suara keras. Kecilkan volume lagu agar musik menjadi pelan dan nyaman.
  3. Durasi waktu dalam satu kali pemutaran maksimal 1 jam.
  4. Lakukan setiap hari 1-2 kali pemutaran diwaktu senggang anda.
Kehebatan musik Mozart ini membuat dr. Radik memujinya, ”Dia memang sangat luar biasa, tak ada yang bisa mengungguli kehebatan karya Mozart ini, terutama 10 judul musiknya,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, berbagai area di otak secara tak terduga ternyata terlibat ketika kita melakukan interpretasi, mendengarkan, atau memainkan musik.
Area inilah yang berperan pada proses berpikir secara analitis. Musik mempengaruhi otak dan keadaan emosi dan suasana hati seseorang. Intelegensia manusia berkaitan erat dengan fungsi-fungsi fisiologis dari otak.
Penelitian neurologis yang dilakukan memang membuktikan bahwa terjadi peningkatan aktivitas bagian frontal otak kanan dan bagian temporo-parietal otak kiri pada manusia yang mendengarkan musik Mozart.
Selain memberikan stimulasi alunan musik karya Mozart, dr. Radix juga mengingatkan agar para ibu yang sedang hamil untuk tidak melupakan konsumsi makanan empat sehat dan lima sempurna. ”Bukan berarti dengan mendengarkan musik saja dapat cerdas, namun juga harus didukung oleh faktor makanan yang mempunyai gizi cukup untuk ibu dan bayinya,” tuturnya.
Menurut dr. Radix, janin yang berada dalam kandungan juga sangat membutuhkan subsidi makanan yang bergizi. Protein dan karbohidrat serta berbagai macam vitamin sangat bagus untuk janin. ”Susu yang mengandung DHA, sangat tepat jika dikonsumsikan pada ibu yang sedang hamil,” ujarnya.
Asupan makanan bergizi yang dibutuhkan oleh bayi terdapat pada makanan yang tergolong pada ikan laut seperti ikan tongkol, tengiri dan salmon merupakan ikan dengan subsidi Omega 3 yang dapat mengembangkan syaraf otak anak. Sehingga dengan adanya kombinasi dari musik klasik Mozart, makanan dan minuman yang mempunyai gizi cukup diharapkan tumbuh kembang sang janin dapat sempurna dan ketika lahir kelak menjadi dambaan setiap orang tua.
Fungsi Musik Klasik Bisa Seimbangkan Fungsi Otak Kiri-kanan
Berikut Artikelnya:Pimpinan International Brain Academy (IBA) Indonesia, Jong Ren Young mengatakan, memainkan musik klasik dapat membantu menyeimbangkan fungsi antara otak kiri dan kanan.
"Secara umum, orang Asia dilahirkan secara genetik dengan fungsi otak kanan lebih dominan," katanya di sela pergelaran "Asia IBA Concert Tour 2009-2010" di IBA Semarang, Senin malam.
Padahal, kata dia, penggunaan otak kanan saja tanpa memperhatikan otak kiri tidak akan cukup, terutama berkaitan dengan cara berpikir logis yang dipengaruhi oleh fungsi otak kiri.
Menurut dia, otak kanan berfungsi untuk memberikan fantasi, apresiasi seni, dan sebagainya, sementara otak kiri bertugas dalam pemecahan masalah, sehingga harus digunakan secara seimbang.

Ia mengatakan, keadaan tersebut berbeda dengan orang-orang Barat yang memang terlahir secara genetik dengan fungsi otak kiri biasanya lebih dominan dibandingkan dengan otak kanan.
"Hal ini dibuktikan dengan kemunculan nama-nama para ahli di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berasal dari Barat, sedangkan ilmuwan dari Asia hampir tidak dapat ditemui," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, untuk menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri dapat dilakukan dengan cara memainkan musik klasik, seperti metode pembelajaran musik yang diajarkan di IBA.
"IBA tidak seperti sekolah musik biasanya, namun IBA merupakan sekolah musik yang membantu siswa menggunakan fungsi otak kiri dan kanan secara seimbang lewat permainan musik klasik," katanya.
Menurut dia, kalaupun nantinya siswa yang bersangkutan menjadi seorang yang sangat mahir dalam memainkan alat musik, hal itu merupakan hasil sampingan yang tidak menjadi tujuan utama IBA.
Selain mengaktifkan fungsi otak kiri dan kanan secara seimbang, lanjut dia, metode yang diterapkan dalam pembelajaran musik di IBA juga dapat menyeimbangkan fungsi sum-sum tulang belakang.Ia menjelaskan, metode pembelajaran musik di IBA secara spesifik adalah memperkenalkan ritme, harmoni, dan hal-hal bersifat matematis yang terdapat dalam musik, terutama musik klasik.
IBA Indonesia, kata dia, saat ini baru ada di Jakarta, Surabaya, dan Semarang, sedangkan di luar negeri sudah ada di Australia, Singapura, Hongkong dan berpusat di Jerman.
"Untuk IBA Indonesia, kami tidak menggunakan musik Asia karena coraknya masih mengandalkan fungsi otak kanan, sehingga memilih musik-musik klasik yang berasal dari Barat," kata pria yang berdomisili di Jerman itu.
Dalam pergelaran itu, para pianis cilik IBA Jerman, IBA Indonesia dan SD Bernardus secara bergantian beraksi menghibur penonton dengan menunjukkan kepiawaiannya menarikan jari-jarinya di atas tombol piano.
Stephanus Maximillian (15), salah satu pianis IBA Indonesia mencoba kebolehannya bermain piano dengan memainkan satu lagu dari "soundtrack" film Pirates of Caribbean hanya menggunakan satu tangan.
"Saya ingin benar-benar menjiwai lagu ini, karena tokoh aslinya adalah bajak laut yang hanya memiliki satu tangan utuh, saya juga memakai satu tangan," kata siswa SMP Domenico Savio Semarang itu sesaat sebelum membawakan lagu.

Musik klasik dan Kecerdasan

Musik Klasik Pun Bermanfaat Untuk Kecerdasan Berikut Artikelnya:
Sejak beberapa dekade belakangan ini, kesadaran orang tua untuk memperkenalkan musik pada anak sejak dini semakin tinggi. Terlihat dari menjamurnya sekolah musik ini itu yang membuka kelas musik untuk anak-anak mulai umur balita. Biarpun biaya kursus itu relatif mahal, tapi para orangtua tetap berusaha agar si anak bisa sekolah musik di situ.
Kesadaran itu dipicu oleh hasil penelitian bahwa musik, terutama musik klasik ternyata sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Anak-anak yang sejak kecil terbiasa bergaul dan mendengarkan musik akan memiliki kecerdasan emosial dan intelegensia yang lebih berkembang, dibandingkan anak-anak yang yang jarang mendengarkan musik.
Dalam hal kedisiplinan juga demikian, biasanya anak yang sering mendengarkan musik akan jauh lebih disiplin daripada yang tidak. “Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.”
Tidak bisa dipungkiri bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Sekarang ini saja, siapa sih yang tidak mendengarkan musik? Siapa yang tidak pernah bernyanyi dan bersenandung dalam hidupnya? Umumnya, ketika remaja, setiap orang akan mulai mengarahkan minatnya pada jenis musik yang sesuai dengan jiwanya. Musik yang baik berawal dari musik klasik. Ketika seorang anak menguasai musik klasik dengan baik, kelak dia akan dengan mudah mengembangkan kreativitasnya di jenis musik yang lebih modern.
Apa itu musik klasik, dan komposisi seperti apa sih yang layak digolongkan sebagai musik klasik? Genre musik yang satu ini memang sering engundang salah pengertian dimata mereka yang “awam”. Biasanya jenis musik ini dianggap identik dengan musik yang dimainkan oleh orkestra. Stereotip ini tidak selamanya benar, sebagaimana pengertian orkestra yang melulu diartikan sebagai musik yang dimainkan oleh sepasukan musisi dengan didominasi oleh alat musik gesek (string). Kenyataannya, gamelan itu juga orkestra koq.
Dalam pengertian aslinya, musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu, mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik. Pada era inilah nama-nama besar seperti Bach, Mozart, atau Haydn melahirkan karya-karyanya yang berupa sonata, simfoni, konserto solo, string kuartet, hingga opera. Namun pada kenyataannya, para komposer klasik sendiri tidak pernah menggolong-golongkan jenis komposisi yang mereka gubah. Penggolongan yang kita kenal sekarang dilakukan semata-mata untuk mempermudah, terutama untuk kepentingan akademis.
Ada pula pengertian lain dari musik klasik (walaupun yang ini jarang dipakai), yaitu semua musik dengan keindahan intelektual yang tinggi dari semua jaman, baik itu berupa simfoni Mozart, kantata Bach atau karya-karya abad 20. Istilah “keindahan intelektual” itu sendiri memiliki pengertian yang relatif bagi setiap orang. Dalam pengertian ini, musik dari era modern seperti Kitaro, Richard Clayderman, Yanni, atau bahkan Enya, juga bisa digolongkan sebagai musik klasik, tergantung dari sisi mana kita menikmatinya. Kalau kita lebih banyak menikmati elemen intelektual dalam pengertian melodi, harmoni, atau aspek komposisi lainnya, maka jadilah iamusik klasik. Tapi kalau kita berpegang pada pengertian yang pertama tadi, maka jelas jenis musik ini tidak masuk dalam pengertian musik klasik. Untuk ini tersedia genre tersendiri, yaitu “new age”, atau terkadang juga digolongkan sebagai “art music”.
Cerdas dengan Musik Klasik ?
MUSIK tidak cuma merupakan materi hiburan yang memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi ANAK cerdas dan kreatif. Bahkan musik bisa dipakai untuk memutar janin sungsang kembali ke posisi normal. Dibandingkan dengan kemampuan rata-rata anak seusianya, anak dari Ny. Ir. Catharina (30) jauh lebih baik. Ketika berusia dua bulan, anaknya sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Di usia 3,5 bulan, sudah bisa melepas kacamata kakeknya. Bahkan, ketika umurnya menginjak empat bulan, sudah bisa bersalaman. Semua itu bukan tanpa sebab. Ketika hamil, Ny. Catharina ingat cerita orang tuanya bahwa musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart bisa membuat perkembangan otak belahan kanan janin dalam kandungan menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kemampuan afektif si anak. Dari situlah ia lalu berusaha untuk selalu mendengarkan musik klasik.( Sumber : Majalah Intisari).
Selain memberi rangsangan psikologis, musik ternyata juga dapat memberi stimulasi untuk perkembangan kecerdasan anak. Musik yang sudah diperkenalkan pada anak sejak masih berada dalam kandungan akan merangsang perkembangan otak kanannya yang memang berkaitan dengan perkembangan kreatif, perasaan, gaya bahasa, irama musik, warna, sosialisasi dan perkembangan kepribadian. Hal ini pun dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Texas di Austin, Texas. Hasil penelitiannya mengatakan bahwa anak yang diperdengarkan musik klasik menunjukkan tingkat emosi yang lebih stabil dibandingkan dengan anak yang diperdengarkan musik rock.
MUSIK KLASIK UNTUK PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
SEBUAH penelitian di Universitas Berlin menemukan bahwa murid yang mendengarkan musik klasik sepuluh menit sebelum ujian dimulai, bisa lancar mengerjakan soal-soal ujian dibandingkan anak murid yang tidak mendengarkan musik klasik.
Seorang guru di Osijek, Kroasia memutar musik Mozart sebelum kelas dimulai. Musik itu disalurkan melalui sebuah pengeras suara yang dipasang di setiap kelas. Diyakini, ini akan mencegah kekerasan, membuat anak-anak menjadi tenang dan santai, sehingga situasi kelas lebih mudah terkendali.
Musik Mozart juga dipergunakan beberapa rumah sakit di Eropa timur. Lima kali sehari. Metode ini diyakini membuat bayi yang baru dilahirkan lebih sehat dan santai.
Jadi, mau coba mengalunkan musik klasik di rumah? Sumber:surabaya-ehealth ,news.antara,gealgeol . Source:www.ronaldorozalino.com

Sejarah Musik Klasik sejak Musik Gregorian tahun 590

Musik Klasik dimulai dengan penemuan Notasi Gregorian tehun 590 oleh Paus Agung Gregori, berupa balok not dengan 4 garis, namun notasi belum ada hitungannya. Paus Gregory semasa hidupnya telah mencatat lagu-lagu Gereja dengan Notasi Gregorian tersebut. sebelum tahun 590 musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis yang dapat dibaca.

Notasi Gregorian Tahun 590
Notasi musik lahir pada tahun 590 yang disebut Notasi Gregorian, yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori, di mana sebelumnya musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis. Pada masa hidupnya Paus Gregori telah menyalin ratusan lagu-lagu Gereja dalam Notasi Gregorian tersebut. Notasi ini memekai 4 garis sebagai balok not, tetapi belum ada notasi iramanya (hitungan berdasarkan perasaan penyanyi. Di sini sifat lagu masih sebagai lagu tunggal atau monofoni.

Musik Organum 1150-1400
Pada awalnya orang menyanyi dengan nada yang sama, atau disebut dengan organum, nada atas dinyanyikan oleh wanita atau anak-anak, sedangkan nada rendah dinyanyikan oleh laki-laki. Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf, suara tinggi (wanita/anak-anak) dan suara rendah (laki-laki).

Musik Diafoni 1400-1600
Ternyata tidak semua dapat mengikuti suara tinggi atau suara rendah. Oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang kuart lebih rendah mengikuti melodi, kuart tinggi maunpun kuart rendah, dan musik yang demikian ini disebut musik diafoni (dia=dua, foni=suara).

Basso Ostinato Tahun 1600
Orang-orang Italia pada tahun sekitar 1600 menemukan apa yang disebut Basso Ostinato atau Bass yang bergerak gendeng atau gila, berupa rangkaian nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas, kemudia diulang pada rangkaian nada lain.

Musik Polifoni Era Barok 1600-1750
Ternyata suara yang mengikuti sama dengan melodi menjadi membosankan, maka mulailah suara tidak bergerak secara sejajar, maka mulailah dengan arah yang berlawanan. Komponis Giovani Perluigi da Palestrina (1515-1594) adalah perintis tentang hal ini, dan disusun teori mengenai musik melodi banyak (polifoni), sehingga setiap nada atau titik (punctus=point) bergerak secara mandiri atau berlawanan (counter), di sinilah lahir teori kontrapun (counterpoint=kontrapunt).
John Sebastian Bach (1685-1750) adalah salah satu empu musik polifoni dengan teknik kontrapun yang sangat tinggi, karema disusun seperti matematik. Hampir semua komponis Era Barok (1600-1750) menyusun dengan teknik kontrapun, misalnya George Frederic Handle dari Inggris, Jean Remeau dari Pernacis, Correli dari Itali, dlsb. Lagu rakyat dengan gaya polifoni adalah Papa Yakob. Pada awalnya orang menyusun dengan Kontrapun Terikat atau Strict Counterpoint, namun kemudian menadapat kebebasan berdasarkan teori Kontrapun Bebas atau Free Counterpoint.

Musik Homofoni Era Klasik 1750-1825
Selanjutnya pada Era Klasik (1750-1825) ditemukan susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), selanjutnya berkembang dengan empat suara atau lebih. Musik yang demikian ini disebut Musik Homofoni, sehingga kontrapun menjadi variasi melodi yang kontrapuntis.

Musik Klasik Era Romantik 1820-1910
Hampir tidak banyak perubahan dalam kontrapun dan harmoni secara fundamental pada Era Romantik (1820-1910), namun ada kemajuan dalam orketrasi lengkap (dengan penemuan alat musik). Era ini adalah yang terakhir dan masih dapat diterima dengan pendengaran masyarakat umum. Terutama pada musik opera, musik balet, dan walsa wina.

Musik Klasik Modern 1910-sekarang
Musik Modern dengan Musik Atonal dan Politonal telah jauh dari penggemar musik yangmenyenangi musik konvensional, karena suara yang disonan dan irama yang tidak teraturmembutuhkan konsentrasi dalam mendengar.

Perkembangan Musik Klasik



Musik klasik mempunyai tempatnya tersendiri dikalangan penggemar musik. Beberapa kalangan mengatakan bahwa musik klasik adalah musiknya kalangan elit. Tidak sedikit pula yang mengakui secara jujur bahwa tidak mudah untuk dapat turut menikmati musik klasik. Harus diakui bahwa musik klasik adalah jenis musik yang berkelas, musik nya orang gedongan, musik yang tanpa belajar pasti akan mustahil atau sulit untuk dapat memainkannya.
Padahal disisi lainnya ada pemahaman bagi beberapa kalangan yang menyebutkan bahwa apabila anak kecil sudah terbiasa mendengarkan musik klasik, maka itu akan menambah kecerdasan si anak. Disamping itu ada pula yang mengatakan bahwa dengan mendengarkan musik klasik, maka ketenangan pikiran akan diperoleh. Musik klasik dipercaya dapat bermanfaat sebagai obat penawar stress. Lebih dari itu musik klasik, dipercaya mampu mengembangkan cita rasa estetika seseorang, mengembangkan kemampuan manusia untuk menikmati keindahan.
Sayangnya, rekaman musik klasik tidak mudah diperoleh di pasaran, tidak seperti jenis musik lainnya. Untuk mendengarkannya pun agak sulit, karena hanya satu dua pemancar radio yang secara rutin memutar jenis musik klasik. Apalagi stasiun Televisi, televisi sangat jarang menyiarkan pertunjukan musik klasik, karena hampir dapat dipastikan dengan menyiarkan musik klasik, rating stasiun TV tidak akan naik.
Sejak lama sudah banyak upaya untuk memasyarakatkan musik klasik. Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno di tahun 1950 an selalu memerintahkan untuk memutar musik klasik di kebon raya Bogor pada setiap hari minggu dan hari libur saat masyarakat luas berkunjung menikmati keindahan dan kebersihan kebon raya Bogor pada waktu itu. Lagu seperti The Blue Danube dari Johann Strauss selalu berkumandang di hari minggu atau hari libur melalui pengeras suara di kebon raya Bogor. Sampai sekarang, apabila saya meliwati kebon raya Bogor, maka sayup-sayup terdengar kembali di relung ingatan saya lagu The blue Danube yang indah itu. Walaupun sebenarnya hanya itulah satu-satunya lagu klasik yang saya kenal. Agak menyedihkan, karena sebagai penggemar musik, saya ternyata bukanlah termasuk golongan penggemar musik yang gedongan atau penggemar musik sekolahan mungkin. Saya senang musik klasik, namun agak terbatas pada lagu-lagu tertentu saja, yang tidak terlalu serius. Menyedihkan memang.
Addie MS, konduktor kondang, dengan Twilight Orchestra nya, menyadari benar akan hal ini. Terlihat dari banyak upaya nya untuk coba memasyarakatkan musik klasik, mulai dari kepada anak sekolah sampai kepada segmen masyarakat lain para penggemar musik. Upaya yang patut dihargai, namun harus diakui musisi musik klasik masih terbatas jumlahnya dan selain itu tanpa dukungan biaya yang memadai akan sangat sulit upaya tersebut untuk diwujudkan dengan cepat. Perhatian masyarakat luas pun sepertinya tidaklah begitu memihak pada upaya ini. Satu hal dari banyak masalah yang dihadapi adalah, Jakarta sendiri sebagai ibukota Negara yang besar, sampai dengan saat ini belum memiliki Concert Hall yang dapat dibanggakan. Mungkin Jakarta adalah satu-satunya ibukota negara yang belum memiliki ”Concert Hall”.
Mendengarkan musik klasik, ternyata juga merupakan masalah tersendiri. Banyak orang yang menggemari musik klasik mengatakan bahwa, dalam mendengarkan pagelaran musik klasik , para penonton harus disiplin, dalam arti tidak boleh ngobrol, tidak boleh bertepuk tangan sebelum lagu usai seluruhnya, apalagi turut berdendang ria, apabila lagunya kebetulan dikenal dengan baik. Terlalu banyak aturan, ini mungkin juga yang menghambat musik klasik mendapat tempat dihati para penggemarnya.
Tidak banyak diketahui disini, ternyata musik klasik saat ini tengah dilanda gelombang besar perubahan , yang dipelopori oleh seorang yang bernama Andre Rieu pemain biola yang mahir sekaligus Conductor dari Johann Strauss Orchestra. Andre Leon Marie Nicolas Rieu, nama lengkapnya, dilahirkan di kota kecil di negeri Belanda pada tanggal 1 Oktober 1949. Ayah nya juga seorang conductor, dan Andre Rieu sendiri mulai belajar bermain biola pada umur yang belum genap 5 tahun. Dia memberontak dari pakemnya pagelaran musik klasik. Pada setiap penampilannya, dia justru mengajak para penontonnya untuk berpartisipasi, untuk turut berdansa saat dia memainkan lagu berirama waltz (pada pagelaran konsernya di Royal Albert Hall London). Mengajak penontonnya untuk turut bernyanyi bersama dan bahkan melantunkan lagu nya dengan berkumur-kumur (pada pagelaran konsernya di stadion sepak bola berkapasitas 18.000 orang di Jerman). Mengajak penontonnya menari bersama, sambil grup musiknya memainkan lagu rakyat Irlandia bersama seorang pemain biola kondang di Dublin (pada pagelarannya di Irlandia Utara). Mengajak penonton berpartisipasi adalah kunci utama dari kepopuleran seorang Andre Rieu. Tidak itu saja, bahkan disela-sela pertunjukkannya Andre Rieu juga menghadirkan beberapa selingan lawakan segar dari beberapa pemainnya. Bersama grup musiknya yang dibentuk pada tahun 1987 dengan namaJohann Strauss Orchestra, kini dengan jumlah pemain lebih dari 50 musisi, Andre Rieu sibuk melanglang buana untuk memenuhi permintaan para penggemarnya. Lima tahun belakangan ini jadwal nya sangat padat. Dia sudah manggung di hampir seluruh Negara di Eropa, di New York Amerika Serikat, Jepang, Korea dan Australia. Dia sudah meraih 2 buah World Music Award dan 8 kali meraih platinum music award. Andre Rieu menjadi begitu fenomenal berkat kepopulerannya yang justru diperoleh dari pemberontakannya atas norma-norma yang selama ini lazim dianut para penggemar musik klasik untuk antara lain disiplin berdiam diri ditempat duduknya dalam menikmati pegelaran musik. Dia tampil dengan pakaian yang sangat rapih sebagaimana dikenakan oleh seorang musisi klasik dan juga seorang conductor, akan tetapi dengan bahasa tubuh serta penampilan yang sangat urakan dalam ukuran-ukuran yang biasanya terjadi pada pegelaran musik klasik. Diluar dugaan, dengan penampilan yang seperti itu Andre Rieu memperoleh begitu banyak penggemar di seluruh dunia. Satu terobosan yang tadinya dianggap nyeleneh, ternyata sangat berhasil dalam misinya membumikan musik klasik. Banyak para pengeritiknya mengatakan bahwa Andre Rieu yang seharus nya tampil dengan gaya yang melodramatis di panggung pagelaran musik klasik yang dibawakannya, akan tetapi dia justru tampil dengan gaya seorang “rock star”, sesuatu yang sangat “nyeleneh” dan tidak pantas. Akan tetapi, respons khalayak ramai ternyata tidak dapat membendung kritikan-kritikan tersebut. Dia sekarang kewalahan dengan begitu banyaknya permintaan tampil dari seluruh dunia, penggemar musik saat ini sangat gandrung untuk menikmati musik klasik dari Johann Strauss Orchestra dibawah pimpinan Andre Rieu, sang conductor sekaligus pemain biola yang mahir dengan tampilan gaya bintang music rock, sambil mengajak semua penonton berpartisipasi mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Bulan Juli dan Agustus sampai dengan September 2008 jadwal nya penuh di kota-kota di Eropa antara lain Paris, Touluse, Berlin dan lain-lain. Nopember dan Desember 2008 yang lalu, Andre Rieu tampil dengan full concert tour di Australia, antara lain di Sydney, Melbourne, Perth dan Brisbane. Musik Klasik sedang dalam perjalanannya mem bumi. Pertanyaan besarnya adalah, kapan Andre Rieu dengan Johann Strauss Orchestra nya ke Indonesia ?

Sejarah tradisi musik klasik


Musik ditemukan dalam setiap budaya yang terkenal, dulu dan sekarang, bervariasi liar antara waktu dan tempat. Sekitar 50.000 tahun yang lalu, manusia modern awal mulai bubar dari Afrika, mencapai semua benua dihuni. Karena semua orang di dunia, termasuk kelompok suku yang paling terisolasi, memiliki bentuk musik, para ilmuwan menyimpulkan musik yang mungkin telah hadir dalam populasi nenek moyang sebelum penyebaran manusia di seluruh dunia. Akibatnya musik mungkin telah ada selama paling tidak 50.000 tahun dan musik pertama mungkin telah ditemukan di Afrika dan kemudian berkembang menjadi konstituen dasar kehidupan manusia.
Budaya musik adalah dipengaruhi oleh semua aspek lain dari bahwa budaya, termasuk organisasi sosial dan ekonomi dan pengalaman, iklim, dan akses teknologi. Emosi dan ide-ide bahwa musik mengungkapkan, situasi-situasi di mana musik dimainkan dan mendengarkan, dan sikap terhadap pemain musik dan komposer semua bervariasi antara wilayah dan periode. " sejarah musik "adalah subfield berbeda dari musikologi dan sejarah yang mempelajari musik (khususnya seni musik barat ) dari perspektif kronologis.

sejarah era Musik

Musik era
Prasejarah
Kuno(Sebelum AD 500)
Awal(500 - 1760)
Praktek umum(1600 - 1900)
Modern dan kontemporer(1900 - sekarang)


musik Prasejarah

musik prasejarah, sekali lebih sering disebut musik primitif, adalah nama yang diberikan untuk semua musik yang diproduksi di preliteratebudaya ( prasejarah ), dimulai di suatu tempat di sangat terlambat sejarah geologi . Musik prasejarah diikuti oleh musik kuno di sebagian besar Eropa (1500 SM) dan musik kemudian di daerah Eropa yang dipengaruhi selanjutnya, tapi masih ada di daerah terpencil.
musik prasejarah sehingga secara teknis mencakup semua dunia musik yang telah ada sebelum munculnya sejarah setiap sumber yang masih ada saat ini tentang bahwa musik, misalnya, tradisional musik Amerika asli suku preliterate dan musik Aborigin Australia . Namun, lebih umum untuk merujuk pada prasejarah "musik" dari benua non-Eropa - khususnya yang masih bertahan - sebagai rakyat , atau tradisional musik pribumi. Asal usul musik tidak diketahui karena terjadi sebelum munculnya sejarah. Beberapa menyarankan bahwa asal usul musik mungkin berasal dari alami suara dan irama . musik Manusia bisa echo ini fenomena menggunakan pola , pengulangan dan nada suara . Bahkan saat ini, beberapa budaya memiliki kasus tertentu dari mereka musik bermaksud untuk meniru suara alam . Dalam beberapa kasus, fitur ini berkaitan dengan keyakinan shamanistic atau praktek. Hal ini juga dapat berfungsi hiburan (game) atau) praktis memikat (binatang dalam berburu fungsi.
Ini adalah kemungkinan bahwa yang pertama alat musik adalah suara manusia itu sendiri, yang dapat membuat array yang luas dari suara, dari menyanyi, bersenandung dan bersiul melalui mengklik , batuk dan menguap . Pada tahun 2008 para arkeolog menemukan sebuah seruling tulang di Fels Hohle gua dekat Ulm , Jerman . Lima-seruling bersembunyi memiliki corong berbentuk V dan terbuat dari tulang sayap burung bangkai. Tersebut dikenal pipa kayu tertua ditemukan di dekat Greystones , Irlandia , pada tahun 2004. Sebuah lubang berisi kayu-berbaris sekelompok enam seruling terbuat dari kayu yew, antara 30 dan 50 cm, meruncing pada salah satu ujungnya, tetapi tanpa lubang jari. Mereka sekali mungkin telah diikat bersama-sama. 


Periode Alkitabiah

"David dengan kecapinya" Paris Mazmur ,
c. 960, Konstantinopel
Menurut Easton's Bible Dictionary , Jubal disebut oleh Alkitab sebagai penemu alat musik (Kej 4:21). Para Ibrani jauh diberikan kepada budidaya musik. Seluruh sejarah mereka dan sastra mampu banyak bukti tentang hal ini. Setelah Air Bah , penyebutan pertama musik di rekening Laban wawancara dengan Yakub (Kej 31:27). Setelah perjalanan kemenangan mereka dari Laut Merah , Musa dan bani Israel menyanyikan lagu mereka dari pembebasan (Keluaran 15). Tetapi masa Samuel , Daud , dan Salomo adalah zaman keemasan musik Ibrani, seperti yang dari puisi Ibrani . Musik sekarang untuk pertama kalinya sistematis dibudidayakan. Ini adalah bagian penting dari pelatihan di sekolah-sekolah dari nabi (1 Sam 10:05.). Sana sekarang muncul juga kelas penyanyi profesional (2 Sam;. 19:35. Pengk 2:8). Bait Salomo , bagaimanapun, adalah sekolah besar musik. Dalam melaksanakan layanan band besar penyanyi terlatih dan pemain instrumen terus-menerus bekerja (2 Sam 06:05; 1 Chr 15:16;.. 23; 5; 25:1-6). Dalam kehidupan pribadi juga musik tampaknya telah mengadakan tempat penting di antara Ibrani (Pkh. 2:8; Amos 6:4-6, Isa 5:11, 12;. 24:8, 9; Ps 137;. Yer 48. :; Lukas) 15:25. 33 
Musik dan sarjana teater mempelajari sejarah dan antropologi Semit dan awal Yahudi-Kristen budaya, juga menemukan link umum antara kegiatan teater dan musik dalam budaya klasik dari Ibrani dengan orang-orang dari budaya kemudian dari Yunani dan Roma . Daerah umum kinerja ditemukan di sebuah "fenomena sosial yang disebut litani , "suatu bentuk doa yang terdiri dari serangkaian doa atau permohonan itu.The Journal of Agama Teater dan catatan salah satu bentuk awal litani, "Ibrani litani didampingi tradisi musik yang kaya: " 
"Sementara Kejadian 4,21 mengidentifikasi Jubal sebagai" bapak semua seperti menangani kecapi dan pipa, "yang Pentateukh hampir diam tentang praktek dan instruksi dari musik dalam kehidupan awal Israel ,. Kemudian dalam I Samuel 10 dan teks-teks yang mengikuti, sesuatu yang aneh terjadi. "menemukan Satu dalam teks Alkitab," tulis Alfred Sendrey, "dan tak dapat dijelaskan kenaikan tiba-tiba besar paduan suara dan orkestra , yang terdiri dari dan dilatih musik kelompok-kelompok terorganisir secara menyeluruh, yang akan hampir terbayangkan tanpa panjang, metodis persiapan. "ini telah menyebabkan beberapa sarjana percaya bahwa nabi Samuel adalah patriark dari sekolah yang diajarkan tidak hanya nabi dan orang suci, tapi juga musisi-ritus suci,. musik publik ini sekolah mungkin yang paling awal dalam sejarah, tidak terbatas pada kelas imamat - yang adalah bagaimana gembala anak David muncul pada adegan sebagai penyanyi untuk raja Saul . "


musik Kuno

Zaman prasejarah dianggap telah berakhir dengan perkembangan menulis, dan dengan itu, menurut definisi, musik prasejarah. "Musik Kuno" adalah nama yang diberikan dengan musik yang diikuti. The "lagu tertua" ditulis dalam huruf paku , berasal 4.000 tahun yang lalu dari Ur. Hal ini diuraikan oleh Prof Anne Draffkorn Kilmer (University of California di Berkeley), dan menunjukkan akan terdiri dalam harmoni sepertiga, seperti kuno gymel , dan juga ditulis menggunakan tuning Pythagoras dari skala diatonis .
Double pipa, seperti yang digunakan oleh orang Yunani kuno, dan bagpipe kuno, serta penelaahan terhadap gambar kuno di vas dan dinding, dll, dan tulisan-tulisan kuno (seperti dalam Aristoteles, Masalah, Book XIX.12) yang menggambarkan teknik musik waktu itu, menunjukkan polifoni. Salah satu pipa di pasang aulos (seruling ganda) kemungkinan menjabat sebagai pesawat atau "utama," sedangkan yang lainnya memainkan bagian melodi. Instrumen, seperti tujuh jenis seruling dan berbagai instrumen senar dilubangi telah pulih dari peradaban lembah Indus situs arkeologi.
musik klasik India (marga) dapat ditemukan dari tulisan suci dari Hindu tradisi, Weda . Samaveda , salah satu dari empat Veda, menguraikan musik pada panjang. Sejarah perkembangan musik di Iran ( Persia musik ) tanggal kembali ke era prasejarah. Raja legendaris besar, Jamshid, dikreditkan dengan penemuan musik. Musik di Iran dapat ditelusuri kembali ke hari-hari Kekaisaran Elamite (2,500-644 SM). dokumen yang terpisah-pisah dari berbagai periode sejarah negara menetapkan bahwa Persia kuno memiliki budaya musik yang rumit. The Sassania periode (AD 226-651), khususnya, telah meninggalkan kita banyak bukti yang menunjuk ke keberadaan kehidupan musik hidup di Persia. Nama-nama beberapa musisi penting seperti Barbod, Nakissa dan Ramtin, dan judul dari beberapa karya mereka yang bertahan hidup.
Istilah musik Awal era juga dapat merujuk tetapi rakyat musik tradisional atau kontemporer, termasuk musik Asia , musik Persia, musik India , musik Yahudi , musik Yunani , Romawi musik , dengan musik dari Mesopotamia , yang musik Mesir , dan musik Muslim .


Awal musik

Awal musik adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan musik dalam tradisi klasik Eropa dari setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi , di 476 AD, sampai akhir zaman Baroque pada pertengahan abad ke-18. Musik dalam rentang ini besar waktu sangat beragam, meliputi beberapa tradisi budaya dalam wilayah geografis yang luas, banyak kelompok budaya dari mana abad pertengahan Eropa berkembang sudah tradisi musik, tentang yang sedikit yang diketahui. Apa yang terpadu budaya ini pada Abad Pertengahan adalah Gereja Katolik Roma , dan musik yang menjabat sebagai titik sentral pembangunan musik untuk tahun pertama ribuan periode ini. Sangat musik non-Kristen sedikit dari periode ini selamat, karena penindasan dengan Gereja dan tidak adanya notasi musik, namun musik rakyat Eropa modern mungkin memiliki akar setidaknya sejauh Abad Pertengahan.


Seni Musik Barat

Periode musik seni Eropa
Awal
Abad pertengahan(500-1400)
Renaisans(1400-1600)
Barok(1600-1760)
Praktek umum
Barok(1600-1760)
Klasik(1750-1830)
Romantis(1815-1910)
Modern dan kontemporer
Abad ke-20(1900-2000)
Kontemporer(1975-sekarang)
Abad ke-21(2000-sekarang)


Musik Abad Pertengah

Sementara kehidupan musik tidak diragukan lagi kaya pada awal Abad Pertengahan era, sebagaimana dibuktikan oleh penggambaran artistik instrumen, tulisan-tulisan tentang musik, dan catatan lain, satu-satunya perbendaharaan musik yang telah selamat dari sebelum 800 sampai hari ini adalah plainsong musik liturgi Gereja Katolik Roma, bagian terbesar yang disebut nyanyian Gregorian . Paus Gregorius I , yang memberikan namanya kepada perbendaharaan musik dan mungkin dirinya sendiri telah komposer, biasanya diklaim sebagai pencetus bagian musik liturgi dalam Surat bentuknya yang sekarang, meskipun sumber-sumber memberikan rincian tanggal kontribusinya dari lebih dari seratus tahun setelah kematiannya. Banyak sarjana percaya bahwa reputasinya telah dibesar-besarkan oleh legenda. Sebagian besar repertoar bini disusun anonim di abad antara waktu Gregory dan Charlemagne .
Selama abad ke-9 beberapa perkembangan penting terjadi. Pertama, ada upaya besar oleh Gereja untuk menyatukan banyak tradisi mantra, dan menekan banyak dari mereka yang mendukung liturgi Gregorian. Kedua, awal polifonik musik dinyanyikan, bentuk bernyanyi paralel yang dikenal sebagai Organum . Ketiga, dan yang terpenting bagi sejarah musik, notasi itu diciptakan kembali setelah selang sekitar lima ratus tahun, meskipun akan lebih beberapa abad sebelum sistem dan irama notasi pitch berevolusi memiliki presisi dan fleksibilitas yang musisi modern mengambil untuk diberikan.
Beberapa sekolah polifoni berkembang pada periode setelah 1100 yaitu St sekolah Martial dari Organum, musik yang sering ditandai dengan bagian bergerak cepat melalui saluran yang berkelanjutan tunggal; di Notre Dame sekolah dari polifoni, yang termasuk komponis Léonin dan Pérotin , dan yang menghasilkan musik pertama selama lebih dari dua bagian sekitar 1200, panci musik-leleh Santiago de Compostela di Galicia , tujuan ziarah dan situs mana musisi dari tradisi yang datang bersama di akhir Abad Pertengahan, musik di antaranya bertahan di Calixtinus Codex , dan sekolah bahasa Inggris, musik yang bertahan dalam Fragmen Worcester dan Hall Naskah Lama . Di samping sekolah-sekolah ini musik sakral tradisi bersemangat dari lagu sekuler dikembangkan, sebagaimana dicontohkan dalam musik dari trobador , trouvères dan Minnesänger . Sebagian besar sekuler musik di akhir dari awal Renaissance berevolusi dari bentuk-bentuk, ide, dan estetika musik dari trobador, sopan penyair dan musisi keliling, yang kebudayaannya sebagian besar dibasmi selama Perang Salib Albigensian pada awal abad ke-13.
Bentuk musik suci yang dikembangkan selama abad ke-13 akhir termasuk motet , conductus , discant , dan clausulae . Salah satu perkembangan yang tidak biasa adalah Geisslerlieder , musik dari band-band mengembara dari Flagellant selama dua periode: pertengahan abad ke-13 (sampai mereka ditindas oleh Gereja), dan periode selama dan segera setelah Black Death , sekitar 1350, ketika mereka Kegiatan ini jelas direkam dan didokumentasikan dengan baik dengan musik dinotasikan. Gaya musik mereka lagu rakyat dicampur dengan teks pertobatan atau apokaliptik. Abad ke-14 dalam sejarah musik Eropa didominasi oleh gaya ars nova , yang melalui konvensi dikelompokkan dengan era abad pertengahan dalam musik, meskipun memiliki banyak kesamaan dengan cita-cita Renaissance awal dan estetika . Sebagian besar musik hidup dari waktu adalah sekuler, dan cenderung menggunakan formes fixes : itu ballada , yang virelai , yang lai , yang Rondeau , yang sesuai dengan bentuk puitis dari nama yang sama. Sebagian besar potongan bentuk ini selama satu sampai tiga suara, mungkin dengan iringan instrumental: komposer terkenal termasuk Guillaume de Machaut dan Francesco Landini .


Musik Renaisans

Awal Renaissance dalam musik tidak begitu jelas ditandai sebagai awal Renaisans dalam seni yang lain, dan tidak seperti dalam seni lain, tidak dimulai di Italia , tetapi di Eropa bagian utara, khususnya di wilayah yang saat ini terdiri dari pusat dan utara Perancis , di Belanda , dan Belgia . Gaya Burgundi komponis, sebagai generasi pertama dari Franco-Flemishsekolah diketahui, pada awalnya merupakan reaksi terhadap kompleksitas yang berlebihan dan gaya santun dari akhir abad ke-14 subtilior ars , dan berisi jelas, melodi singable dan seimbang polifoni dalam semua suara. Komponis yang paling terkenal dari sekolah Burgundi pada pertengahan abad ke-15 adalah Guillaume Dufay , Gilles Binchois , dan Antoine Busnois .
Pada pertengahan abad ke-15, komposer dan penyanyi dari Negara Rendah dan sekitarnya mulai tersebar di Eropa, terutama ke Italia, di mana mereka dipekerjakan oleh kapel kepausan dan para pengunjung aristokratis seni (seperti Medici , yang Este , dan Sforza keluarga). Mereka membawa gaya mereka dengan mereka: polifoni halus yang bisa diadaptasi untuk digunakan suci atau sekuler yang sesuai. Pokok bentuk komposisi musik suci pada saat itu adalah massa , yang motet , dan laude ; bentuk sekuler termasuk chanson , yang frottola , dan kemudian sajak pendek tentang cinta .
Penemuan cetak memiliki pengaruh besar terhadap penyebaran gaya musik, dan bersama dengan gerakan-Flemish musisi Franco, memberikan kontribusi terhadap pembentukan gaya yang benar-benar internasional pertama di musik Eropa sejak penyatuan lagu Gregorian di bawah Charlemagne. Komponis generasi tengah-Flemish sekolah Franco termasuk Ockeghem Johannes , yang menulis musik di sebuah kompleks gaya contrapuntally, dengan tekstur bervariasi dan penggunaan rumit kanonik perangkat; Yakub Obrecht , salah satu komponis yang paling terkenal dari massa dalam dekade terakhir dari abad ke-15, dan Josquin des Prez , mungkin komponis yang paling terkenal di Eropa sebelum Palestrina , dan yang selama abad ke-16 terkenal sebagai salah satu seniman terbesar dalam bentuk apapun. Musik di generasi setelah Josquin dieksplorasi meningkatnya kompleksitas tandingan , mungkin merupakan ekspresi paling ekstrim adalah dalam musik Nicolas Gombert , yang dipengaruhi kompleksitas kontrapungtal awal musik instrumental, seperti canzona dan ricercar , akhirnya berpuncak pada Baroque fugal bentuk.
Potret komposer Italia Claudio Monteverdi di Venesia , 1640, olehDomenico Fetti .
Pada pertengahan abad ke-16, gaya internasional mulai rusak, dan beberapa kecenderungan gaya yang sangat beragam menjadi jelas: kecenderungan terhadap kesederhanaan dalam musik suci, seperti yang diarahkan oleh Kontra-Reformasi Konsili Trent , dicontohkan dalam musik Giovanni Pierluigi da Palestrina ; kecenderungan kompleksitas dan chromaticism dalam sajak pendek tentang cinta, yang mencapai ekspresi ekstrim dalam avant-garde gaya Sekolah Ferrara dari Luzzaschi dan akhir abad madrigalist Carlo Gesualdo , dan nyaring, musik megah dari sekolah Venesia , yang menggunakan arsitektur Basilika San Marco di Venezia untuk membuat antiphonal kontras. Musik dari sekolah Venesia meliputi pengembangan orkestrasi , dihiasi bagian instrumental, dan continuo bagian bass, yang semuanya terjadi dalam kurun waktu beberapa dekade sekitar 1600.komposer terkenal di Venesia termasuk Gabrielis, Andrea dan Giovanni , serta Claudio Monteverdi , salah satu inovator paling signifikan pada akhir zaman.
Sebagian besar dari Eropa telah tradisi musik aktif dan baik dibedakan dengan akhir abad ini. Di Inggris, komposer seperti Thomas Tallis dan William Byrd menulis musik suci dalam gaya yang sama dengan yang tertulis di benua itu, sementara kelompok aktif dewasa madrigalists rumah disesuaikan bentuk Italia untuk selera Bahasa Inggris: komposer terkenal termasuk Thomas Morley , John Wilbye dan Thomas Weelkes . Spanyol dikembangkan dan vokal gaya instrumental sendiri, dengan Tomás Luis de Victoria menulis musik halus mirip dengan Palestrina, dan komposer lainnya banyak menulis untuk gitar baru. Jerman dibudidayakan bentuk polifonik dibangun di atas Protestan chorales , yang menggantikan Katolik Roma Gregorian Chant sebagai dasar untuk musik sakral, dan impor gaya sekolah Venesia (tampilan yang mendefinisikan awal dari era Baroque sana). Selain itu, komponis Jerman menulis sejumlah besar organ musik, membentuk dasar untuk organ gaya Baroque yang kemudian memuncak dalam karya JS Bach . Perancis mengembangkan gaya unik diksi musik yang dikenal sebagai mesurée musique , yang digunakan dalam chanson sekuler, dengan komposer seperti Guillaume Costeley dan Claude Le Jeune menonjol dalam gerakan.
Salah satu gerakan yang paling revolusioner di era berlangsung di Florence pada 1570-an dan 1580s, dengan pekerjaan Camerata Florentine , yang ironisnya memiliki niat reaksioner: tidak puas dengan apa yang mereka lihat sebagai depravities musik kontemporer, tujuan mereka adalah untuk memulihkan musik dari Yunani kuno. Kepala di antara mereka adalah Vincenzo Galilei , ayah astronom, dan Giulio Caccini . Buah dari jerih lelah mereka adalah gaya bernyanyi melodi dgn rasa yang dikenal sebagai lagu penguburan , dan bertahap sesuai bentuk dramatis: sebuah bentuk yang dikenal hari ini sebagai opera . Opera pertama, yang ditulis sekitar 1600, juga menentukan akhir Renaissance dan awal era Baroque.
Musik sebelum 1600 adalah modal daripada tonal . Beberapa teori perkembangan akhir abad ke 16, seperti tulisan-tulisan tentang sisik pada mode oleh Gioseffo Zarlino dan Franchinus Gaffurius , dipimpin langsung untuk pengembangan nada suara praktek umum. Dan kecil skala besar mulai mendominasi atas yang lama mode gereja , sebuah fitur yang pada awalnya paling jelas pada titik-titik cadential dalam komposisi, namun secara bertahap menjadi meluas. Musik setelah 1600, dimulai dengan musik nada dari era Baroque, sering disebut sebagai milik periode praktek umum .


musik Barok

musik instrumental menjadi dominan di Baroque, dan musik bentuk utama sebagian besar didefinisikan. Counterpoint adalah salah satu kekuatan utama baik di instrumental dan musik vokal periode. Meskipun musik tradisi keagamaan yang kuat, musik sekuler muncul ke permukaan dengan perkembangan sonata , yang konserto , dan concerto grosso .
Banyak Baroque musik dirancang untuk improvisasi , dengan bass pikir yang disediakan oleh komposer untuk pemain untuk keluar daging dan ornamen.Keyboard, khususnya piano , adalah instrumen yang dominan, dan awal dari temperamen serta membuka kemungkinan bermain di semua kunci dan modulasi .
Banyak musik Barok menampilkan penyanyi bas continuo terdiri dari keyboard, baik piano atau organ (kadang-kadang kecapi sebagai gantinya), dan instrumen bass, seperti Gamba da biola atau bassoon . Tiga komposer beredar periode itu Johann Sebastian Bach ,George Frideric Handel , dan Antonio Vivaldi , tetapi sejumlah komponis lain, beberapa dengan output besar, yang aktif pada periode.


Musik klasik era

Musik periode Klasik ditandai dengan tekstur homophonic , atau yang jelas melodi dengan iringan . Melodi baru ini cenderung menjadi hampir suara-seperti dan singable, memungkinkan komposer untuk benar-benar menggantikan penyanyi sebagai fokus musik. musik instrumental karena itu cepat diganti opera dan bentuk dinyanyikan lainnya (seperti Oratorio ) sebagai favorit penonton musik dan lambang komposisi besar. Namun, opera tidak menghilang: selama periode klasik, beberapa komposer mulai memproduksi opera untuk masyarakat umum dalam bahasa ibu mereka (opera sebelumnya pada umumnya dalam bahasa Italia).
Wolfgang Amadeus Mozartkomposisi s 'ditandai musik dari era klasik.
Seiring dengan perpindahan bertahap suara mendukung, jelas melodi kuat, tandingan juga biasanya menjadi dekoratif berkembang, sering digunakan di dekat akhir suatu pekerjaan atau untuk satu gerakan . Dalam manfaat nya, pola sederhana, seperti arpeggio dan, dalam musik piano, bass Alberti (iringan dengan pola berulang biasanya di tangan kiri), digunakan untuk menghidupkan gerakan potongan tanpa membuat suara tambahan membingungkan. Yang populer instrumental musik-sekarang didominasi oleh bentuk-bentuk yang terdefinisi dengan baik beberapa: ini sonata , yang simfoni , dan konserto , meskipun tidak ada yang secara khusus pasti atau diajarkan pada saat seperti sekarang dalam teori musik . Semua berasal tiga dari bentuk sonata , yang digunakan untuk mengacu baik untuk bentuk atasnya dari sebuah karya seluruh dan struktur gerakan tunggal. Sonata bentuk matang selama era klasik menjadi bentuk utama dari komposisi instrumental sepanjang abad ke-19.
Periode Klasik awal diantar dalam oleh Sekolah Mannheim , yang termasuk komposer seperti Johann Stamitz , Franz Xaver Richter , Carl Stamitz , dan Kristen Cannabich . Ini diberikan pengaruh yang besar pada Joseph Haydn dan, melalui dia, pada semua musik Eropa berikutnya. Wolfgang Amadeus Mozart adalah tokoh sentral dari periode Klasik, dan fenomenal dan beragam output di semua genre persepsi kita mendefinisikan periode. Ludwig van Beethoven dan Franz Schubert adalah komposer transisi, menuju masa Romantis, dengan ekspansi mereka genre yang ada, bentuk, dan bahkan fungsi musik.


musik Romantis

Karakter judul dari kinerja abad ke-19 dari Wagner 'sopera Siegfried
Pada periode Romantis, musik menjadi lebih ekspresif dan emosional, memperluas untuk mencakup sastra, seni, dan filsafat. awal komposer Romantic terkenal termasuk Schumann , Chopin , Mendelssohn , Bellini , dan Berlioz . Akhir abad 19 melihat ekspansi dramatis dalam ukuran orkestra , dan dalam peran konser sebagai bagian dari perkotaan masyarakat. komposer terkenal dari paruh kedua abad ini termasuk Johann Strauss II , Brahms , Liszt ,Tchaikovsky , Verdi , dan Wagner . Antara 1890 1910, dan gelombang ketiga komposer termasuk Dvořák , Mahler , Richard Strauss , Puccini , dan Sibelius dibangun di atas karya komposer Romantic menengah untuk membuat bahkan lebih kompleks - dan sering lebih panjang - karya musik. Sebuah tanda menonjol dari abad ke-19 akhir musik adalah semangat nasionalisme, sebagaimana dicontohkan oleh tokoh-tokoh seperti Dvořák, Sibelius, dan Grieg . Lain-angka akhir abad menonjol termasuk Saint-Saens , Faure , Rachmaninoff dan Franck .


musik abad ke-20

Abad ke-20 melihat sebuah revolusi dalam mendengarkan musik sebagai radio yang didapat seluruh dunia dan popularitas media dan teknologi baru dikembangkan untuk merekam, menangkap, memperbanyak dan mendistribusikan musik. pertunjukan musik menjadi semakin visual dengan siaran dan rekaman video musik dan konser. Musik dari semua jenis juga menjadi semakin portabel. Headphone memungkinkan orang-orang yang duduk di sebelah satu sama lain untuk mendengarkan pertunjukan yang sama sekali berbeda atau berbagi kinerja yang sama.
20th Century musik membawa kebebasan baru dan eksperimentasi lebar dengan gaya musik baru dan bentuk yang menantang aturan diterima musik dari periode sebelumnya. Penemuan musik amplifikasi dan alat elektronik , terutama synthesizer, pada pertengahan abad ke-20 revolusi musik populer dan mempercepat pengembangan bentuk-bentuk baru dari musik.


Musik Klasik

Musik klasik merupakan istilah luas, agak tidak tepat, mengacu pada musik yang diproduksi di, atau berakar dalam tradisi seni, gerejawi dan musik konser. Sebuah musik klasik jika mencakup beberapa fitur berikut: tradisi belajar, dukungan dari gereja atau pemerintah, atau modal budaya yang lebih besar. Musik klasik juga digambarkan sebagai kompleks, transenden abadi,, dan abstrak. Dalam banyak budaya tradisi klasik hidup berdampingan dengan musik tradisional atau populer, kadang-kadang selama ribuan tahun, dan dengan berbagai tingkat pinjaman bersama dengan tradisi paralel.


Bizantium

musik Bizantium (bahasa Yunani: Βυζαντινή Μουσική) musik dari Kekaisaran Bizantium disusun ke Yunani sebagai teks upacara, festival, atau gereja. musik adalah  dan asing sejarawan Yunani setuju bahwa nada gerejawi dan secara umum seluruh sistem musik Bizantium adalah erat kaitannya dengan sistem Yunani kuno Ini tetap. genre musik tertua yang masih ada, yang cara kinerja dan (dengan akurasi meningkat dari abad ke-5 dan seterusnya) nama-nama komposer, dan kadang-kadang keterangan setiap musik situasi kerja, menjadi dikenal.


Asia

musik Asia meliputi budaya musik dari Arabia , Asia Tengah , Asia Timur , Asia Selatan , dan Asia Tenggara .


India

Purandara Dasa , ayah dari musik Carnatic
musik India adalah salah satu tradisi musik tertua di dunia. The peradaban Lembah Indus kiri patung-patung yang menunjukkan tari  dan instrumen musik (beberapa tidak lagi digunakan), seperti bersembunyi seruling tujuh. Berbagai jenis instrumen senar dan drum telah pulih dari Harrappa dan Mohenjo Daro oleh penggalian yang dilakukan oleh Sir Mortimer Wheeler . The Rgveda memiliki unsur musik India ini, dengan notasi musik untuk menunjukkan meteran dan modus dari nyanyian. India juga tradisi musik berbicara tentang tiga aksen dan vokal musik yang dikenal sebagai "Samagan" (Sama makna dan melodi Gan makna untuk menyanyi). Awal Musik klasik India mencakup dua tradisi utama: selatan musik Carnatic dan utara musik klasik Hindustan . tradisi musik klasik India adalah ribuan tahun panjang dan tetap penting bagi kehidupan hari ini India sebagai sumber inspirasi agama, ekspresi budaya, dan hiburan.
musik klasik India (marga) adalah monophonic, dan berdasarkan garis melodi tunggal atau raga berirama diselenggarakan melalui talas . Carnatic musik sebagian besar bakti, mayoritas lagu-lagu yang ditujukan kepada dewa-dewi Hindu. Ada banyak lagu cinta dan menekankan isu-isu sosial lainnya.Berbeda dengan musik Carnatic, musik Hindustan tidak hanya dipengaruhi oleh tradisi Hindu kuno musik, filsafat Veda dan suara asli India, tetapi juga oleh praktek kinerja Persia dari Mogul Afghanistan. Asal-usul musik klasik India dapat ditemukan dari tertua dari kitab suci, bagian dari Hindu tradisi,Weda . Samaveda , salah satu dari empat Veda menggambarkan musik pada panjang.


musik klasik Cina adalah seni musik tradisional atau pengadilan Cina. Ini memiliki sejarah panjang peregangan selama lebih dari tiga ribu tahun. Ia memiliki sistem sendiri yang unik dari notasi musik, serta tuning musik dan pitch, instrumen musik dan gaya atau genre musik. Cina musik pentatonis-diatonis, memiliki skala dari dua belas catatan ke oktaf (5 +7 = 12) seperti halnya Eropa-musik dipengaruhi.


Persia

Iran kuno sangat penting dalam musik dan puisi, karena mereka masih lakukan hari ini.plat abad ke-7 menggambarkan Sassanidera musisi. The British Museum 
musik Persia adalah musik dari Persia dan negara bahasa Persia: musiqi, ilmu dan seni musik, dan muzik, suara dan kinerja musik (Sakata 1983). Lihat: Musik Iran , Musik Afganistan , Musik Tajikistan , Uzbekistan Musik .

Yunani

sejarah tertulis Yunani meluas jauh ke Yunani Kuno , dan merupakan bagian utama dari kuno teater Yunani . Di Yunani kuno, paduan suara campuran gender dilakukan untuk hiburan, perayaan dan alasan spiritual. Instrumen termasuk ganda-buluh aulos dan memetik instrumen string , yang kecapi , terutama jenis khusus yang disebut kithara . Musik adalah bagian penting dari pendidikan di Yunani kuno, dan anak-anak diajarkan musik dimulai pada usia enam.